Pinter (tidak) berbanding lurus dengan ganteng

  • Friend : "woy , cariin pacar donk, yang pinter kayak lo tapi ganteng..."
  • Gw: "...."
  • *Ya mungkin inilah alasan banyak orang mendekati gueeee... -_-"

Kerikil dan Sakit Perut

It is undeniable fact that sakit perut itu nggak ngenakin. Nah, gimana dong caranya nahan sakit perut di saat lagi di kampus, di kantor, atau bahkan 5 menit sebelum ijab kabul? A simple thing which wil ruin your great days. Ada yang bilang, ya udah BAB aja sebelum ke kampus/ngantor. Ya udah kalo pagi-pagi ngga usah makan yang pedes-pedes. Tapi kalau udah kejadian gimana? Feel it. Feel it. Tidakkkk!!!!!! Di situasi yang beginian, gw mendapati temen-temen gue waktu SD dulu nahan atau nyembuhin sakit perut gara-gara harus kebelakang dengan cara NGANTONGIN KERIKIL ke dalam sakunya.

“Eh, kamu ngapain?”

“Sakit perut banget”

“terus ngapain nyari-nyari kerikil”

“buat dikantongin”

“terus”

“biar ilang sakit perutnya”

Tarakdungcessss!!!!! Emang iya ya? Tapi temen-temen gue cukup banyak yang mengiyakan, bahkan beberapa orang yang lebih tua dari gue(pada jaman SD). Believe it or not, ini menjadi salah satu kebiasaan, atau kepercayaan di lingkungan gue. Mungkin masyarakat Jawa yang lain pernah mendengar alkisah kepercayaan kerikil sebagai pencegah sakit perut, yang mungkin logisnya nggak ketemu.

Tapi gue akhirnya belajar, bahwa sugesti works. Mungkin yang bikin sembuh bukanlah kerikilnya, namun sugesti kalau dia bakalan nggak sakit perut lagi namun harus pake perantara. Soalnya gue pernah nyobain, pas sakit perut ngantongin kerikil dan yaelah sama aja. Nggak ngaruh. Mungkin karena gue udah ilfeel duluan kali ya, nggak percaya duluan, jadi sugestinya nggak bekerja. So, this is unique. Kepercayaan yang terbangun di tengah-tengah masyarakat masa kecil gue, dan sekarangpun masih ada. Sudahkah kamu ngantongi krikil di saku kananmu?

Note: ini Cuma di Indonesia lho  :D


Bazar Batik Garutan Bahasa Inggris UPI. Gue lagi ngampus dan pengen jajan di Stand Bazar “Literary Business”. Tak hanya makanan dan minuman, tapi juga ada lho yang jualan batik. Ehem„,ya saya dekatin ceritanya. ternyata mereka menjual Batik Garutan. Bagaimana saya tahu? dari motif dan warnanya. Nah, I really appreciate them karena mereka memilih batik buat komoditas yang mereka jual. Harganya juga affordable. Warnanya colorful banget..Seru deh, it should be higly appreciated.


Batik berwarna seperti blue jeans. why not? Nah ini dia produk yang keren banget. Bikin padanan warna seperti blue jeans ke dalam kain. ada batiknya, ada unsur lipatan-lipatannya. Jadinya fashionable banget. Ni ceritanya lagi maen ke CC timur ITB buat liat pameran produk Tugas Akhir anak2 desain ITB.


Saya berkunjung ke Exhibition anak-anak Desain ITB yang telah menyelesaikan TA (Tugas Akhir) ebrupa tulisan dan produk. Ini yang membuat saya tertarik, yakni desain tutp lampu yang mengadopsi motif-motif batik, beerapa diantaranya adalah lereng dan megamendung. Ketika lampu dinyalakan..waw….sense of art-nya mantep banget. kepikiran gitu bikin ginian…


Photo yang Ambigu:

1. Apakah mereka terlalu mature untuk mengenal “on bed action”

2. Apakah sang Adik memang jagoan”

3. Apakah itu hanya skenario.

gw milih yang ke 3, karena gue sutradaranya. #BigFamilyTime #atHome


“Yang kamu rasakan saat detik-detik menjelang bimbingan adalah dag dig dug dueeerrr banyak grammar dan konten yang salah nggak ya. And after you pass it, you should celebrate it.” haha..quote of myslef

MC Time at STM Taruna Mandiri Class Band Competition. This is my 2nd time the school inivites me. Seru seru seru…..meski banyak anak yang pemalu. the thing is ketika ditawarin door prize atau diajak ngomong pasti anak2nya pura2 nggak denger dan pergi memalingkan muka. Wedan….


Page 1 of 47
Design by Craig Snedeker